Selasa, 14 April 2015

Sepu­luh Langkah Efek­tif Melepaskan Masa Lalu Untuk Mem­u­lai Hal-Hal Baru






Setiap orang memiliki pengalaman yang membuat mereka tidak ingin melupakannya sampai kapanpun. Setiap orang juga memiliki pengalaman yang membuat mereka ingin dengan cepat melupakannya dan  yang manusia Mere­lakan bisa jadi hal sulit. Melepaskan sese­o­rang, gagasan, hara­pan, keing­i­nan; mening­galkan kebi­asaan buruk, hara­pan palsu, hubun­gan yang tidak sehat, dan lain-lain. Setiap hari kita diberikan kesem­patan untuk mem­per­ba­harui diri, mere­lakan masa lalu, mem­buka diri ter­hadap pelu­ang baru, dan bertin­dak untuk men­cip­takan masa depan yang cerah. Sekalipun mudah dipa­hami, pelak­sanaan­nya tidak­lah gampang.
Berikut sepu­luh langkah efek­tif melepaskan masa lalu untuk mem­u­lai hal-hal baru, seperti diku­tip mindbodygreen.com. Semoga bermanfaat.

1. Med­i­tasi

Latih per­na­pasan dan cip­takan kete­nan­gan. Keten­tra­man rohani lebih sulit dica­pai diband­ingkan jas­mani. Gaya hidup yang super sibuk dita­m­bah kebisin­gan dan gang­guan pada akhirnya mem­bu­tuhkan kete­nan­gan. Med­i­tasi, sesingkat apapun, akan mem­buka jalan untuk 9 langkah selanjutnya.

2. Mema­hami

Luangkan waktu untuk men­jadi penga­mat tanpa mengeval­u­asi. Anda saat ini bukan­lah Anda yang dulu. Pahami bahwa keadaan, pola, dan orang lain dapat mem­pen­garuhi pen­gala­man Anda, tetapi tidak pada diri Anda. Menge­tahui dan mema­hami masa lalu dan polanya diper­lukan untuk menge­tahui men­gapa Anda ter­je­bak dalam kebi­asaan yang sama. Kesadaran diawali dari pema­haman, dan kesadaran ini yang diper­lukan untuk men­gubah kebi­asaan lama Anda.

3. Mener­ima

Ter­i­malah masa lalu Anda dan orang-orang yang men­jadi bagian­nya; tetapi ingat bahwa mereka tidak berpen­garuh pada kehidu­pan Anda. Pener­i­maan adalah langkah per­tama untuk mem­be­baskan diri. Bela­jar­lah dari pen­gala­man biksu muda di atas: meny­im­pan keben­cian, ama­rah, dan den­dam hanya akan mem­be­bani diri Anda.

4. Kosongkan diri

Lep­askan semua pemikiran-pemikiran, gagasan, dan barang-barang yang tidak berharga. Mem­per­cayai hal-hal terse­but sama saja den­gan mem­per­cayai khay­alan. Kosongkan diri dari harapan-harapan palsu. Jika Anda mampu melakukan­nya, tujuan hidup Anda akan terbuka.

5. Menye­laraskan

Luangkan waktu seje­nak untuk men­catat:
i. Nilai-nilai yang Anda per­cayai,
ii. Tujuan Hidup, dan
iii. Apa yang Anda lakukan untuk meraihnya.

Jujurlah pada nilai-nilai yang Anda pegang dan putuskan apakah nilai-nilai terse­but selaras den­gan tujuan dan tin­dakan Anda. Jika tidak, sekarang saat­nya untuk mene­tap­kan keyak­i­nan, tujuan, atau tin­dakan baru. Tin­dakan yang diam­bil harus selaras den­gan keyak­i­nan dan tujuan Anda. Tuliskan 3 tin­dakan yang akan Anda ambil minggu ini untuk mulai melangkah.

6. Men­jadi flek­si­bel

Jika Anda flek­si­bel serta mampu menye­laraskan impian dan tujuan, Anda telah melakukan tin­dakan yang benar. Men­jadi flek­si­bel dan mem­biarkan semua ber­jalan apa adanya akan mem­buka pelu­ang. Jadi­lah flek­si­bel dan iku­ti­lah arus kehidupan.

7. Berkon­tribusi

Ketika Anda men­ge­nang masa lalu, khawatir akan masa sekarang, atau mere­nungi masa depan, ban­tu­lah sesama. Tersenyum saat berpa­pasan den­gan sese­o­rang, mem­bukakan pintu, mem­beri tips pada tukang parkir, atau menyum­bangkan makanan meru­pakan tin­dakan seder­hana yang dapat mem­bantu Anda mema­hami pent­ingnya arti kehidu­pan. Mem­bantu orang lain adalah cara ter­baik untuk menye­laraskan diri.

8. Per­caya pada diri sendiri
 
Per­cay­alah pada tujuan Anda. Per­cay­alah bahwa alam semesta sedang bek­erja seba­gaimana mestinya dan Anda punya andil di dalam­nya. Per­cay­alah bahwa masa lalu tidak akan men­gan­tar Anda sam­pai ke tujuan.

9. Menc­in­tai proses

Bersenang-senang dan berpikir­lah posi­tif. Cin­tai diri sendiri, sesama, dan kehidu­pan yang telah mem­beri hal-hal baru setiap hari.

10. Bersyukur dan Jujur

Bersyukur dan men­jadi diri sendiri adalah langkah ter­akhir untuk melepaskan masa lalu dan meng­hadapi masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar